High Speed Photography

Entah apalah istilahnya itu, saya belum begitu faham untuk mejelaskan high speed photography, tapi yang jelas lagi-lagi menurut pendapat saya hasil yang pengen didapat dari high speed photography adalah tujuannya membekukan gambar (freezing).

Terinspirasi dari DIY Photography

kira-kira beginilah TKPnya



Kali ini mengambil gambar sepatu Boogie tipe beruang sebagai model dari high speed photography, dan peralatan yang saya butuhkan adalah sedikit terigu (membeli Rp. 2.000 kira-kira 1/4 kg, dan ternyata masih sisa, saya pikir masih cukup untuk menggoreng pisang atau ketela, he..he..he..), alat lainnya yang saya gunakan adalah ember cat bekas, triger, flash, dan tentunya kamera ^_^

ember cat bekas
Ember cat bekas digunakan unuk mengisolasi cahaya flash yang tidak diinginkan (eh ternyata cahaya flash masih bocor juga, lantas digunakanlah kotak sepatu Boogie nya untuk lebih mengisolasi cahayanya), pada kesempatan kali ini flash ember cat bekas disetting menjadi slave flash dan diletakkan pada sisi sebelah kiri objek.
flash dengan triger
Pada gambar diatas, terlihat kertas amplop yang digunakan juga untuk mengisolasi cahaya flash. Flash yang satu ini menggunakan triger dan diletakkan pada sisi sebelah kanan objek.
Triger dipicu manual sesuai keinginan kita
Nah klo gambar yang satu ini adalah remote trigernya yang kita pacu sendiri sesuai keinginan kita (ada cara lain sebenernya yang lebih nyaman, yakni menggunakan "suara" sebagai triger-nya). Triger ini digunakaan sesaat selat shooter kamera terbuka, dan pada kesempatan kali ini saya menggunakan settingan pada kamera adalah speed 2 scond, bukaan diafragma f/9 dan ruangan harus dalam keadaan gelap. Speed 2 scond saya gunakan agar ada sedikit jeda untuk menjatuhkan sepatu Boogie ke lantai, dan pada saat kira-kira sepatu tepat menyentuh lantai remote triger di pacu alias dipencet.

Booommm... !!!
Sepatu Boogie tipe Beruang
Lumayan beku-lah hasilnya... hi..hi..hi..
Enjoy, nice share !